Halo, Sobat TURU! Sprei tempat tidur menjadi salah satu item yang sering dihiraukan kebersihannya. Sebagian besar orang jika kesulitan untuk tidur atau tidak dapat tidur nyenyak, sangat jarang menyalahkan sprei yang digunakannya. Padahal, sprei tempat tidur juga ikut berperan dalam tidur nyenyak atau tidaknya seseorang. Kebersihan sprei dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Oleh sebab itu, sebenarnya berapa lama sekali sih sprei tempat tidur harus diganti? Yuk, simak artikel ini sampai habis ya!

Berapa Lama Harus Mengganti Sprei?

Survei yang dilakukan oleh Mattress Advisor kepada lebih dari 1.000 orang Amerika menunjukkan bahwa rata-rata orang akan mengganti spreinya selama 24 hari. Survei tersebut juga menunjukkan bahwa laki-laki akan lebih lama mengganti sprei dibandingkan perempuan. Dr. Browning menyatakan bahwa seharusnya sprei diganti selama seminggu sekali, atau paling lama dua minggu sekali. Hal ini disebabkan karena kebersihan sprei dapat menjadi faktor besar mengapa kalian harus rutin mengganti sprei.

Saat tidur kita pasti bisa saja mengeluarkan keringat yang dapat masuk ke dalam sprei. Keringat yang menumpuk pada sprei dapat memunculkan bau tidak sedap dan tentunya menimbulkan bakteri berlebih. Hal tersebut tentu dapat berpengaruh pada tidur kita, mulai dari semakin sulit untuk tertidur karena sprei yang kotor atau tidak mencapai tidur yang nyenyak dan berkualitas. Apalagi, kamar tidur merupakan tempat perlindungan yang sangat penting untuk beristirahat.

Jadi, jangan sampai kita tidak mengganti sprei hanya karena sprei tidak terlihat kotor dan tidak berbau ya! Rutin cuci dan ganti sprei secara teratur agar tidak memunculkan dampak negatif bagi tubuh. Salah satunya adalah alergi yang membuat hidung tersumbat. Dengan sprei yang bersih dan wangi, maka kenyamanan dan kebahagiaan pun dapat menghampiri.