Halo, Sobat TURU! Kalian sering ga sih mendengar kata sleep apnea? Jika mendengar kata sleep apnea, apa sih yang pertama kali kalian pikirkan? Umumnya, sleep apnea adalah gangguan tidur yang dapat menyebabkan pernapasan seseorang terhenti saat tidur. Sleep apnea dapat terjadi kepada siapapun dan dapat mengancam jiwa jika terjadi resiko yang serius. Oleh sebab itu, perlu diperhatikan beberapa gejala yang dapat menunjukkan bahwa seseorang terkena sleep apnea. Dengan begitu, maka kalian dapat mencegah hingga mengatasi sleep apnea. Berikut adalah penjelasan mengenai gejala sleep apnea beserta dengan tips terbaik untuk para pengidap sleep apnea agar tetap dapat tidur dengan nyaman.

Gejala dan Tips Terbaik Tidur Dengan Sleep Apnea

Perlu diketahui bahwa sleep apnea terjadi saat otot di tenggorokan mengendur sehingga menghalangi jalannya pernapasan. Hal tersebutlah yang menyebabkan terjadinya perhentian pernapasan sesaat saat tidur. Namun, apa sih sebenarnya gejala atau tanda-tanda yang dapat dilihat bahwa tubuh kita mengalami gangguan sleep apnea? Berikut adalah tanda-tanda seseorang mengidap gangguan sleep apnea, yang meliputi:

  • Terengah-engah, batuk hingga tersedak di malam hari
  • Mendengkur keras dan terus menerus
  • Mulut dan tenggorokan merasa kering saat bangun tidur
  • Iritabilitas atau depresi yang membuat perasaan mudah berubah
  • Sulit untuk berkonsentrasi
  • Kesulitan untuk tetap tertidur di malam hari

Dengkuran yang keras dan terus menerus dapat menjadi salah satu pertanda kuat yang menunjukkan bahwa kalian mengalami gangguan sleep apnea. Sehingga jika kalian mengalami beberapa gejala di atas, kalian dapat berkonsultasi dengan pihak medis untuk dapat mengetahui lebih dalam dan mengobatinya. Terdapat beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan bagi para penderita sleep apnea agar dapat tidur dengan lebih nyaman, yaitu:

  • Tidur dengan posisi yang paling tepat untuk penderita sleep apnea.

Posisi tidur menyamping dapat menjadi salah satu cara untuk para penderita sleep apnea mengurangi gejala sleep apnea. Hal ini disebabkan posisi tidur menyamping dapat mencegah kesulitan bernapas yang dapat menyebabkan dengkuran saat tidur. Adapula posisi tidur tengkurap yang juga dapat mencegah sleep apnea. Namun, posisi tidur ini dapat membuat badan nyeri karena tidur tidak mengandalkan tulang belakang. Sedangkan posisi tidur terlentang sangat tidak direkomendasikan karena dapat menyempit dan menghambat saluran pernapasan.

  • Konsultasi kepada pihak medis

Tim medis tentunya akan memberikan solusi untuk para penderita sleep apnea berdasarkan tingkat kronis atau tidaknya. Jika seseorang yang mengalami sleep apnea ringan, maka biasanya dokter akan menyarankan untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Sedangkan jika seseorang berada pada tingkat yang kronis akan direkomendasikan menggunakan CPAP untuk memberikan tekanan udara yang lebih besar.

Oleh sebab itu, perlu kalian pahami ya apa itu sleep apnea beserta dengan gejalanya. Karena gangguan sleep apnea ini dapat terjadi berulang kali saat tidur, yang menyebabkan tubuh tidak dapat tidur dengan nyenyak. Kalian juga dapat melakukan beberapa tips di atas jika memang kalian ternyata mengalami gangguan sleep apnea. Semoga informasi dan tips di atas bermanfaat ya Sobat TURU!